Senin, 04 Maret 2013

pengertian tarekat



Pengertian Tarekat
Istilah Tariqat berasa dari kata At-Tariq (jalan) menuju kepada hakikat, atau dengan kata lain pengamalan syai’at, yang disebut Al-Jara atau Al-Amal, sehingga Asy-Syekh Muhammad Amin Al-Kurdiy mengemukakan tiga macam definisi yang berturut-turut:[1]

الطريقة  هي العمل بالشريعة والاخد بعزائمها والبعد عن التساهل فيما لا ينبغى التساهل فيه.
Artinya : “Tariqat adalah pengamalan syari’at, melaksanakan beban ibadah (dengan tekun) dan menjauhkan (diri) dari (sikap) mempermudah (ibadah), yang sebenarnya memang tidak boleh dipermudah.”
الطريقة هي اجتناب المنهيات ظهرا و باطنا وامتثال الاوامر الا لهية بقدر الطاقة
Artinya : “Tariqat adlah menjauhi larangan dan melakukan perintah Tuhan sesuai kesanggupannya, baik larangan dan perintah yang nyata maupun yang tidak (batin).”

الطريقة هي اجتناب المحرمات والمكرهات و فضول المباحات واداء الفرائض فما استطاع من النوافل تحت رعاية عارف من اهل النهاية

Artinya : “Tariqat adalah meninggalkan yang haram dan makruh, memperhatikan hal-hal yang mubah (yang sifatnya mengandung) fadilah, menunaikan hal-hal yang diwajibkan dan yang disunatkan, sesuai dengan kesanggupan (pelaksanaan) dibawah bimbingan seorang arif (syekh) dan (sufi) yang mencita-citakan suatu tujuan."


[1] A. Mustofa, Akhlak Tasawuf, (Bandung: Pustaka Setia, 2010), hal. 280

Tidak ada komentar:

Posting Komentar