Senin, 21 Januari 2013

Lahjah Arab



Lahjah Arab
Lahjah dalam pengertian modern adalah kumpulan dari sifat-sifat bahasa yang cenderung pada daerah-daerah tertentu, termasuk orang-orang yang mendiami  tempat –tempat  tersebut. Atau dalam bahasa yang lebih akrab lahjah adalah sebuah dialek atau gaya bahasa daerah.  Setiap lahjah memiliki karakteristik tersendiri seiring dengan fenomena  da factor-faktor yang membuat bahasa tertentu memiliki ciri khasnya sendiri.
Bahasa arab adalah bahasa yang kaya, didalamnya terdapat berbagai macam dialek yang membadakan satu dengan yang lain. Satu lafadz yang mudah diucapka oleh satu komunitas penduduk terkadang susah diucapkan oleh komunitas daerah lain. Hal ini bukanlah sesuatu yang aneh mengingat luasnya daerah arab, sehingga pendudukpun tersebar ke berbagai daerah. Meski emikian bahasa yang mereka gunakan masih termasuk dalam lingkup bahasa arab.
Bahasa Arab sebagai bahasa yang digunakan sebagian besar penduduk dikawasan Timur Tengah merupakan bahasa yang memiliki sejarah yang panjang. Bahasa yang merupakan rumpun dari bahasa semitik yang muncul dari daerah yang sekarang menjadi daerah Arab Saudi, termasuk dalam bahasa terbesar dari segi jumlah penutur. Ia mengalami penyebarannya yang sangat signifikan pada masa Islam berkuasa dan menguasai berbagai negara Timur Tengah. Sehingga bahasa Arab memegang peran yang sentral pada pembentukan kosa kata baru dalam berbagai bahasa seperti bahasa Barbar, Kurdi, Parsi, Swahili, Hindu,Turki dan sebagainnya. Dalam perkembangannya yang disertai dengan semakin meluasnya wilayah muslim yang meliputi daerah Arab sendiri bahkan sampai pada daerah non-Arab telah membuat suatu tabiat berbahasa yang berbeda-beda dengan bahasa Arab aslinya. Sebuah kebiasaan berbahasa yang menimbulkan kerancuan dalam mengungkapkan bahasa Arab dalam komunikasi sehari-hari.
Terbaginya bahasa menjadi beberapa lahjah  diantaranya karena factor-faktor berikut, diantaranya:  Perbedaan lingkungan geografis. Apabila lingkungan berpengaruh kepada penduduknya secara jasmani, perilaku dan psikologi, maka situasi geografis juga berpengaruh pada indera pengucapan dan cara berbicara. Faktor lain yang mendorong perbedaan ini adalah keberagaman kondisi sosial. Tidak bisa disangkal bahwa setiap kaum mempunyai undang-undang dan adat tersendiri. Dan di satu kaum kita bisa temui beberapa tingkatan masyarakat, mulai dari eristokrat dan pejabat, pekerja pabrik, pertanian, dan perdagangan yang menyebabkan perbedaan dalam penggunaan bahasa dan melahirkan lahjah-lahjah .  Maka perbedaan tempat dan kondisi social mempunyai pengaruh besar  . Selain itu, Insting komunikasi manusia juga ikut andil dalam perbedaan lahjah. Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan pertolongan orang lain, maka mereka saling bertukar manfaat  dan terkadang berpindah dari negeri yang ia huni ke negeri lainnya karena sebab agama maupun menjajah. Dan yang jelas, untuk menggapai semua itu mereka harus menguasai bahasa penduduk asli untuk saling berkomunikasi.                                                                                                                                   

Ragam bahasa Arab dalam perkembangannya memiliki klasifikasi-klasifikasi yang berbeda-beda diantaranya adalah klasifikasi model Arab dan klasifikasi model barat. Klasifikasi model Arab membedakan dua ragam bahasa yaitu:
bahasa fusha-lahjah atau ragam baku-nonbaku atau bisa disebut dengan lughah mustarikah/lughah muwahhidah dan bahasa yang bukan fushah-lahjah.

Sedangkan klasifikasi model barat membedakan ragam bahasa Arab menjadi tiga yaitu: bahasa Arab klasik (classical Arabic), bahasa Arab modern standard(modern standard Arabic/MSA), dan bahasa Arab lahjah (colloquial Arabic).
Berikut adalah  ragam-ragam ( Lahjah) Fusha Arab:


1.      Lahjah Al-Istintha 

2.              Lahjah At-Tadhajju

3.       Lahjah At-Tiltilah

4.       Lahjah Ar-Ruttah

5.       LahjahAs-Syansyanah

6.       Lahjah At-Thamthamniyah

7.      LahjahAl-Ajrafiyah

8.      Lahjah al-Ajajah

9.      Lahjah al-Ananah

10.   Lahjah al-Gamgamah

11.   Lahjah al-Fahfahah

12.   Lahjah al-Quthah

13.    Lahjah al-Kaskasah

14.    Lahjah Al-Kisykisyah

15.   Lahjah al-lakhlakhniyah

16.  Lahjah al-watmu

17.   Lahjah Al-Wakm


Arab Umum" atau "Al-'Arabiyyah Al-'Ammiyah" adalah bahasa Arab yang dipakai dalam percakapan sehari-hari di dunia Arab, dan amat berbeda dengan Bahasa Arab tulisan. Perbedaan dialek paling utama ialah antara Afrika Utara (Arab Magrib) dan bagian Timur Tengah (Hijaz). Faktor yang menyebabkan perbedaan dialek bahasa Arab ialah pengaruh substrat (bahasa yang digunakan sebelum bahasa Arab datang).
Daftar dialek utama di Arab adalah sebagai berikut:
§  Dialek Mesir مصري : Dipakai oleh sekitar 76 juta rakyat Mesir.
§  Dialek Maghribi مغربي : Dipakai oleh sekitar 20 juta rakyat Afrika Utara.
§  Dialek Levantine : Disebut juga Dialek Syam. Dipakai di Syria, Palestina, Lebanon dan Gereja Maronit Siprus.
§  Dialek Iraq عراقي : Mempunyai perbedaan khusus, yaitu perbedaan dialek di utara dan selatan Iraq
§  Dialek Arab Timur بحريني : Dipakai di Oman, di Arab Saudi dan di Irak bagian Barat.
§  Dialek Teluk خليجي : Dipakai di daerah Teluk, yaitu di Qatar, Unu Emirat Arab dan Saudi Arabia.

Sementara beberapa dialek lainnya adalah:
§  Hassānīya حساني : Dipakai di Mauritania dan Sahara Barat
§  Dialek Sudan سوداني : Dipakai di Sudan dan Chad
§  Dialek Hijazi حجازي : Dipakai di daerah barat dan utara Arab Saudi dan timur Yordania
§  Dialek Najd نجدي : Dipakai di NajdArab Saudi
§  Dialek Yamani يمني : Dipakai di Yaman
§  Dialek Andalus أندلسي : Dipakai di Andalus sampai abad ke-17
§  Dialek Sisilia سقلي : Dipakai di Sisilia



Tidak ada komentar:

Posting Komentar